Tampilkan postingan dengan label NEWS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NEWS. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Juni 2013

Reportase Jalur Pantura Jawa Barat

Jalur pantura merupakan sebuah jalan yang menghubungkan Merak, Banten dengan Banyuwangi, Jawa Timur. Jalur ini juga merupakan urat nadi perekonomian pulau Jawa karena merupakan penghubung antara kota dengan desa. Jalur ini juga dikenal sebagai jalur mobilisasi pemudik dari Pulau Sumatera dan Jakarta menuju kota-kota besar di beberapa daerah mulai dari Jawa Barat hingga Pulau Bali.

Jalur pantura sehari-harinya dilalui 10 - 70 ribu kendaraan. Pada saat waktu menjelang Idul Fitri, jumlahnya bisa bertambah. Oleh karena itulah, setiap tahunnya jalur ini menjadi sorotan pemerintah pusat terutama Kementerian Pekerjaan Umum. Kali ini saya akan menyoroti jalur pantura di Jawa Barat tepatnya dari gerbang tol Cikampek hingga Cirebon.

Ironis, jalur ini saat ini mengalami kerusakan. Berdasarkan pengamatan sejak Sabtu sampai Minggu (15-16/6) banyak titik-titik kerusakan jalan di sepanjang jalur ini. Banyak lubang-lubang yang berada di jalur ini. Tidak hanya lubang berukuran kecil, lubang yang berukuran besar pun banyak menghiasi jalur ini. Tidak hanya lubang, beberapa perbaikan jembatan masih nampak dilakukan. Mulai dari perbaikan ringan, hingga perbaikan berat.

Dua bulan jelang Idul Fitri perbaikan terus dikebut. Tahun ini saja, 1,2 trilyun rupiah dianggarkan Kementerian Pekerjaan Umum untuk merehabilitasi dan memperbaiki jalur ini dalam menghadapi mudik lebaran. Perbaikan jalan ini tidak hanya diselenggarakan pada malam hari, tetapi hingga siang hari. Sayangnya, perbaikan ini menyebabkan kemacetan di sepanjang titik perbaikan.

Perbaikan di sepanjang pantura hampir terjadi setiap tahunnya. Setiap kali jelang lebaran selalu ada perbaikan jalan. Hal ini menunjukkan ketidakseriusan pemerintah dalam perbaikan jembatan dan jalan di pantura. Kualitas mutu jalan di pantura juga dipertanyakan.
Sebaiknya, pemerintah lebih fokus dan konsen terhadap jalur ini. Mengingat jalur ini penting bagi kehidupan perekonomian dan transportasi di pulau Jawa. Terlebih lagi, ini jalur vital saat musim mudik lebaran.

Semua tau, jalur pantura bukan jalur baru untuk pemudik kan?

(M. Fauzan Fakhrurrozi)

Minggu, 14 April 2013

Jujur Ujian, Siswa SMAN 14 Pakai Pita Biru

JAKARTA - Pemandangan unik terlihat pada penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) di SMA Negeri 14 Jakarta Timur. Di lengan kiri seluruh peserta ujian tersemat pita berwarna biru yang menandakan kejujuran dalam menjalani UN.

Ide ini muncul dari inisiatif para peserta ujian saat mengikuti doa bersama menyambut UN pada Kamis, 11 April lalu. Saat itu, usai doa bersama dengan para guru untuk memohon kelancaran jalannya UN, para peserta mendadak menggalang tanda tangan di atas spanduk putih bertuliskan "Kami 14 44 dan Kami Jujur" yang artinya SMA 14 angkatan 44 berkomitmen jujur dalam mengerjakan soal ujian.

"Saya juga tidak menyangka, waktu doa bersama tiba-tiba mereka menggalang tanda tangan di atas spanduk itu, dan hari ini juga mereka serempak menggunakan pita biru di lengan baju mereka," kata Panitia Ujian Nasional SMA Negeri 14, Carsum saat ditemui Okezone, Senin (15/4/2013).

Dikatakan Carsum, selain berkomitmen untuk jujur, 270 siswa yang terdiri dari 160 siswa jurusan IPA dan 110 siswa jurusan IPS juga berkomitmen disiplin dengan waktu kehadiran. Terlihat pada hari pertama UN, tidak seorang pun siswa yang datang terlambat dari waktu yang ditentukan.

"Waktu yang ditentukan pukul 07.10 WIB sudah berada di ruang kelas dan 7.30 WIB soal mulai dibagikan, tidak ada yang terlambat. Dan Alhamdulillah, semua peserta hadir semua, tidak ada hambatan," paparnya.

Pantauan Okezone, prosesi UN terlihat lancar dan tenang di 14 ruang belajar gedung Stikes Binawan Jalan Kalibata Raya No. 25-30, Jakarta Selatan. Meskipun menumpang gedung karena gedung SMA Negeri 14 tengah direhabilitasi total, para peserta terlihat telah mempersiapkan diri dengan maksimal.

Ada 31 pengawas ruangan, termasuk tiga pengawas cadangan dari berbagai SMA negeri Jakarta Timur ditugaskan mengawal jalannya ujian. Dalam satu kelas terlihat dua pengawas yang berjaga. Dua pengawas satuan pendidikan dari Universitas Negeri Jakarta pun terlihat berkeliling memantau.

"Kami dari satuan pendidikan Universitas Negeri Jakarta ditugaskan untuk mengawasi dan mengawal jalannya ujian di SMA Negeri 14 ini. Kami mendampingi pelaksanaan UN dari mulai mengawal pengambilan soal dari rayon yaitu SMA Negeri 48, sampai pengembalian soal dari sekolah ke rayon. Tentunya jika ditemukan pelanggaran, nantinya kami akan buat berita acaranya. Namun sejauh ini semua lancar dan tak ditemukan pelanggaran," ungkap Dosen UNJ Fakultas Pendidikan, Yetty Auliaty.

Salah satu peserta ujian, Khaulah Syifa (18) mengaku optimistis dengan hasil ujian mata pelajaran Bahasa Indonesia yang baru saja diselesaikannya. Gadis berkerudung itu juga mengaku terus memegang komitmen kejujuran sesuai dengan pita yang disematkan di lengan bajunya.

"Soalnya lumayan mudah, sesuai dengan prediksi dari ujian try out sebelumnya, cukup yakin nilai saya bagus, tadi juga dalam pelaksanaannya tidak ada yang nyontek, semua sudah komitmen jujur pada ujian ini," ujarnya usai ujian.(rfa)

Sumber: http://kampus.okezone.com/read/2013/04/15/373/791533/jujur-ujian-siswa-sman-14-pakai-pita-biru

Senin, 25 Februari 2013

Sekolah Kita, Berhenti Dibangun?




Cawang, Wartakotalive.com

Lantaran terganjal proses pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2013, proyek rehabilitasi total gedung SMAN 14 di Jalan SMA 14, Cawang, Jakarta Timur, terhenti sejak dua bulan terakhir.

Akibat kondisi itu, sebanyak 832 siswa SMAN 14 hingga kini masih melakukan kegiatan belajar mengajar di Gedung Stikes Binawan di Jalan SMA Barat, Cililitan, Kramatjati, Jakarta Timur. Gedung Stikes Binawan itu disewa Komite Sekolah selama proyek rehabilitasi berjalan.

Salah seorang siswa SMAN 14, Reza (15), mengatakan, dirinya dan teman-teman, sangat berharap rehabilitasi total sekolahnya secepatnya rampung. "Soalnya gedung sewaan ini tidak nyaman untuk kegiatan belajar mengajar. Lagi pula, jika Kali Ciliwung menguap, seperti belum lama ini, kami was-was akan kebanjiran," kata siswa kelas XI IPA 3, itu.

Hal senada dikatakan Faiz dan Imam, siswa kelas XI IPA 3, lainnya. Kata Faiz, ketika Kali Ciliwung meluap, maka kegiatan belajar mengajar terganggu. "Seperti banjir yang terjadi belum lama ini, kami diliburkan selama sepekan lebih," katanya. Sementara Imam, menambahkan, dirinya meyakini rehabilitasi total akan terhenti lama.

"Sebab, informasinya, anggaran untuk proyek lanjutan rehabilitasi total ini belum disetujui," kata Imam. Meski demikian Imam berharap rehabilitasi total itu segera diselesaikan sehingga seluruh siswa bisa kembali belajar di gedung sekolah di Jalan SMA 14, Cawang.

Pantauan Warta Kota, Selasa (12/2) fisik gedung sekolah yang terdiri atas tiga lantai dan tiga bangunan itu baru rampung sekitar 50 persen. Dinding gedung sudah berdiri namun belum diplester. Tak terlihat kegiatan pengerjaan pembangunan. Para pekerja proyek pun tidak ada. Hanya ada satu orang penjaga bangunan yang berjaga di lokasi.

Juned (48) petugas penjaga proyek mengatakan bahwa dirinya tak tahu mengapa pengerjaan terhenti sejak 2 bulan belakangan. "Saya cuma bertugas menjaga. Proyeknya berhenti karena apa, saya kurang tahu," kata Juned.

Sementara itu, Kepala SMAN 14, Tulus Winardi, membenarkan bahwa proses rehabilitasi total sekolah mereka terhenti. Menurut Tulus, penyebabnya anggaran untuk proses pengerjaan rehabilitasi total di tahun pertama sudah habis. Tulus menjelaskan, untuk pengerjaan rehabilitasi total pada tahun kedua, anggarannya masih dalam pembahasan di tingkat Provinsi.

Menurut Tulus, sampai kini proses rehabilitasi belum dapat dilanjutkan. "Sesuai rencana awal, proses rehabilitasi total dikerjakan dalam dua tahun anggaran," kata Tulus. Tulus berharap, pembahasan anggaran untuk pengerjaan di tahun kedua tidak terlalu lama.

Belum ketuk palu
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Didi Sugandi, mengatakan, rehabilitasi total SMAN 14 ini memakan biaya Rp 16 miliar yang terbagi dalam dua tahun anggaran. Menurutnya, sesuai kontrak, proyek pembangunan rehab saat ini seharusnya sudah rampung 100 persen. Namun karena anggaran tahun kedua harus dibahas lagi, maka proyek terhenti sementara.

Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto, menjelaskan saat ini proses rehabilitasi total memang sedang terhenti dan menunggu penyetujuan anggaran oleh DPRD DKI Jakarta. "Anggaran untuk tahun 2012 sudah habis digunakan. Untuk anggaran tahun 2013 ini masih dalam pembahasan, belum ketuk palu," katanya.

Menurut Taufik, jika nanti anggarannya sudah disetujui, barulah pembangunan dapat dilanjutkan kembali. Taufik menambahkan, diperkirakan proses rehab total dapat dilanjutkan mulai pertengahan tahun ini. "Kita harap pembahasan anggarannya segera selesai. Supaya pengerjaan dapat dilanjutkan sekitar bulan Mei atau bulan Juni tahun ini," katanya. Menurut Taufik, jika tidak ada kendala dipastikan rehab total akan rampung sesuai target yakni Desember 2013. (bum)
Warta Kota

Jumat, 01 Februari 2013

#Barack Obama

21 januari 2013 merupakan hari istimewa bagi warga Amerika Serikat (AS), terutama keturunan Afrika (African-American). Hari itu ada dua perayaan yang digelar secara nasional. Pertama, 21 Januari merupakan hari libur nasional untuk mengenang to­koh kulit hitam pejuang anti­diskriminasi, Martin Luther King Jr. Kedua, Barack Hus­sein Oba­ma ­akan diambil sumpahnya dan dilantik menjadi presiden ke-44 AS periode 2012-2016. Ini meru­pakan masa jabatan kedua bagi Obama setelah memenangi pe­mi­lu presiden (pil­p­res) 6 November 2012.

Dalam sejarah AS, Obama merupakan presiden kulit hi­tam pertama setelah lebih dari dua abad negeri Paman Sam berdiri. Karena itu, pelantikan tersebut dipastikan menjadi sangat isti­me­wa. Apalagi, dua penanda se­jarah kebangkitan warga k­e­tu­runan Afrika itu bertemu dalam satu hari

Pelantikan itu bertempat di halaman barat gedung Capitol (Capitol Building) yang meru­pa­kan kantor Kongres AS. Pe­ngam­bilan sumpah di area ter­buka itu sudah menjadi tra­disi dalam sistem politik AS. Pada­hal, Januari biasanya meru­pakan puncak musim dingin di negara adidaya itu , diperkirakan suhu udara bisa minus 4 derajat Celsius.

Tetapi, tahun ini tanggal yang diamanatkan tersebut jatuh pada Minggu. Dengan begitu, pelantikan harus digeser pada hari berikutnya, yakni Senin, 21 Januari 2013. Dalam sejarah, selain Oba­ma, ada enam presiden AS yang dilantik pada 21 Januari. Di antaranya Presiden Dwight Eisen­hower dan Ronald Reagan.

Obama sebelumnya dilantik dan diambil sumpahnya oleh Hakim Agung John Roberts dalam upacara tertutup Minggu (20/01) di Gedung Putih dan Ketua Mahkamah Agung John Roberts memimpin upacara pengucapan sumpah yang disaksikan istri Obama, Michelle, serta kedua putri mereka, Sasha dan Malia. Wakil Presiden Joe Biden juga telah diambil sumpahnya untuk menjabat sebagai wakil presiden kedua kalinya dalam sebuah upacara kecil di rumah dinasnya.

Kesekon harinya senin (21/01) Obama dilantik dan diambil sumpahnya untuk kedua kalinya di depan 900 ribu orang yang hadir di depan Capitol Hill, Gedung Kongres Amerika di Washington DC. Selain itu, dengan pembacaan sumpah jabatan itu, Obama akan menjadi presiden ke-2 AS yang membacakan sumpah jabatan sebanyak empat kali setelah Franklin Delano Roosevelt.

Usai mengucapkan sumpah jabatan, Obama langsung memberikan pidato yang menghabiskan waktu sekitar 16 menit. Ada empat poin yang menjadi isu krusial dalam pernyataan perdana Obama tersebut, yakni pengaturan kepemilikan senjata, pengaturan utang negara, reformasi imigrasi dan perubahan iklim termasuk kebijakan energi dalam negeri.

Banyak hal menarik menuju pelantikan Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama. Sama seperti pemimpin Negara Adidaya lainnya, dia menggunakan banyak pena untuk menandatangani perjanjian hukum salah satunya hubungan keamanan Amerika-Israel.

Hal menarik lainnya Obama menggunakan tiga Alkitab untuk mengambil sumpah jabatannya. Sebenarnya satu kitab suci saja sudah cukup namun kedua kitab lain untuk diperlihatkan yakni kitab pernah digunakan Martin Luther King, tokoh Kristen kulit hitam Amerika dan kitab pernah digunakan Presiden Abraham Lincoln.

Sebanyak 16 artis bakal tampil memeriahkan serangkaian acara pelantikan Presiden Amerika serikat Barack Hussein Obama. Mereka di antaranya akan menghibur undangan adalah Stevie Wonder, Beyonce, Usher, dan Kattie Perry.